Aldwin Rahadian Siap Bantu Advokasi Mahasiswi IPB yang Dicabut Beasiswanya Karena Jadi Mualaf

Pengacara Aldwin Rahadian menyatakan dirinya siap untuk mengadvokasi dan memberikan bantuan hukum kepada mahasiswi Insitut Pertanian Bogor (IPB) yang beasiswanya dihentikan lantaran menjadi mualaf (pindah agama). Menurutnya, kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, Sumatera Utara, yang menghentikan program Beasiswa Utusan Daerah (BUD) kepada Arnita Rodelina Turnip sangat diskriminatif, dan diduga berbau SARA.

“Dalam kasus ini, saya menduga Dinas Pendidikan (Pemkab Simalungun) telah menetapkan aturan yang primordial dengan dasar suku, agama, ras dan antargolongan (SARA.Jika yang bersangkutan (Arnita) merasa dirugikan dan ingin menempuh jalur hukum atas kebijakan Pemkab Simalungun yang secara sepihak telah mencabut beasiswanya, saya pribadi siap untuk memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma. Silahkan kunjungi www.aldwinlawfirm.com” ujarnya.

Sampai saat ini, Arnita yang merupakan warga Desa Bangun Raya, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun itu sudah lima semester uang kuliah dan biaya hidup Arnita tertunggak karena tidak dibayarkan Pemkab Simalungun. Totalnya sekitar Rp 55 juta. Nasib Arnita pun terkatung-katung. Kini Arnita bahkan difasilitasi kuliah di Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (UHAMKA) Jakarta.

Kasus ini bermula saat seorang ibu bernama Lisnawati, warga Desa Bangun Raya, Simalungun, melaporkan hal ini ke Ombudsman RI. Kala itu, kata dia, Lisnawati menjelaskan bahwa Pemkab Simalungun diduga melakukan kebijakan berbau SARA terhadap putrinya Arnita Rodelina Turnip. Berdasarkan keterangan Lisnawati, penghentian beasiswa Arnita dari program BUD Pemkab Simalungun di IPB disampaikan melalui surat Dinas Pendidikan Simalungun. Surat Dinas itu kemudian disampaikan Pemkab Simalungun kepada pihak IPB sekitar September 2016.

Kala itu, Arnita masih duduk di bangku Semester-II. Suratnya berisi pemberitahuan yang menerangkan bahwa Arnita dikeluarkan sebagai mahasiswi program BUD Pemkab Simalungun. Kendati demikian, tak ada penjelasan mengenai alasan penghentian beasiswa tersebut. Indeks Prestasi (IP) Arnita pun dalam keadaan baik-baik saja.

1 Response

  1. cah Tegal MAMPIR

    ARTINA TODELINA TURNIP

    MAHASISWI CERDAS…
    MASUK IPB DENGAN SEGUDANG PRESTASI…
    CERDAS PIKIRAN, CERDAS NURANI….

    KEMUDIAN…..
    DENGAN LOGIKA KECERDASANYA….
    NALAR YANG TERUKUR…
    AKHIRNYA KEKUATAN BERPIKIRNYA MENEMUKAN DAN MEMBUKA JALAN MASUKNYA HIDAYAH….

    KARTINA TODELINA TURNIP…

    KETAHUILAH WAHAI ANANDA….
    PADA AKHIRNYA ALLOH S.W.T MEMILIH UNTUK MENJADI SATU PILAR PENEGAK KEBENARAN HAKNYA…

    HIDAYAH MEMANG LUAR BIASA DASYATNYA…
    GETARANYA TEMBUS HINGGA KE ARSYNYA….

    ALLOHUAKBAR….

    ARTINA TODELINA TURNIP….

    AKU DENGAR ENGKAU KESULITAN….
    AKU DENGAR BIAYA HIDUP ENGKAU DI CIUTKAN….
    BEASISWA YANG BIASA ENGKAU TERIMA PUN LENYAP TERSISIHKAN…

    BERSABARLAH…
    KEMENANGAN DAN FAJAR HIDUP SEDANG MENYAPAMU…..
    DAN….
    JIKA BERKENAN….
    ADA KAMAR KOST DISANA…
    DARMAGA IPB YANG AKAN KAMI SEDIAKAN UNTUKMU…
    KAPANPUN ENGKAU MAU…..
    UNTUK MENYELESAIKAN KECERDASANMU DI IPB…
    SEBAGAI WUJUD CITA2 MU….

    SALAM PERJUANGAN…
    KEMENANGANMU SEDANG MENJELANG….
    RINTANGAN ITU BIASA SAJA….
    BERSAMA ZIKIR AKAN CEPAT BERLALU….
    SELAMA TIDAK ADA KATA MENYERAH…..

    ALLOHUAKBAR…..

    Doa KAMI……
    Cah Tegal MAMPIR -BANG JAPAR

Leave a Reply